Breaking Post
Home » Fun » Sulit mendapat jodoh, apa yang salah pada diri anda?

Sulit mendapat jodoh, apa yang salah pada diri anda?

Sulit-mendapat-jodohMenemukan alasan kenapa seseorang bisa sulit mendapatkan jodoh sebagai teman hidupnya memang sangat rumit. Berbagai kemungkinan bisa saja menjadi penyabab yang berdampak sangat fatal sehingga penantian dan perjuangan yang panjang dalam mencari jodoh masih belum juga bisa didapatkan. Sesungguhnya semua ini tetap berawal dari pribadi masing masing yang membuat kondisi semakin sulit ketika keinginan memiliki pasangan hidup sudah semakin kuat.

Pada usia remaja, banyak orang yang terlalu bergembira dengan menghabiskan banyak waktu untuk memperbanyak kenalan bahkan sampai memiliki banyak pacar meskipun harus menuai banyak masalah pada akhirnya. Namun sikap remaja yang seperti itu tetap memiliki sisi baik dalam hal pengalaman bersosial dengan lawan jenis. Setidaknya mereka sudah tahu dan tidak canggung lagi untuk menerapkan sikap ketika berhadapan dengan lawan jenis.

Lain pula dengan seseorang yang sejak usia remaja gemar menyendiri bahkan sangat sulit untuk bersosial, ataupun hanya sanggup berkomunikasi dengan teman sehari hari saja. Semua itu memang karakter, namun dampak jangka panjang akan lebih buruk jika usia sudah beranjak semakin tua. Bayangkan jika teman sepermainan anda sudah berkeluarga dan hidup semakin menjauh dari anda, sedangkan anda masih sendiri. Sementara karakter anda yang sulit untuk mencari hubungan baru tetap saja belum bisa berubah. Nah, inilah pentingnya agar hidup itu tetap mampu bersosial dengan siapapun dan dimanapun.

Untuk urusan mendapat jodoh, pribadi yang pandai bersosial maupun pribadi yang cenderung suka menyendiri dan tertutup memang tetap menjadi rahasia Tuhan. Tapi setidaknya mereka yang suka bergaul dan banyak kenalan tentu akan lebih mudah mendapatkan peluang dalam persaingan mendapatkan pasangan.

Beberpa fakta yang membuat sulit mendapat jodoh

Sikap personal adalah faktor utama yang membuat seseorang menjadi sulit untuk mendapat jodoh meskipun banyak orang lain yang berusaha membantu anda dalam menemukan pasangan yang anda idamkan.

Mencari kesempurnaan. Orang tidak akan pernah bisa menemukan pacar yang sempurna, cantik, tampan, kaya, berpendidikan, baik hati,maupun setia. Akan tetapi kebersamaan adalah yang menjadikan semua lebih sempurna. Jika anda menuntut sebuah target jodoh yang sempurna, semua akan berakhir melelahkan dan penantian yang tak kunjung datang. Sebelum anda memutuskan untuk dapat memiliki pasangan yang terlalu sempurna, apakah diri anda juga sudah sangat sempurna untuk calon yang akan anda pilih?

Terlalu egois. Sikap egois dalam mencari jodoh bisa dicontohkan dengan cara anda menempatka diri dihadapan pasangan. Status anda yang masih pada proses pendekatan, setidaknya anda lebih baik mengalah dari pada harus menentang selama hal ini demi kebaikan bersama. Selain itu sikap egois yang paling berbahaya adalah tentang menghargai diri sendiri yang terlalu berlebihan. Misalkan anda adalah perjaka maupun perawan, apakah anda harus memilih jodoh yang sama sama masih suci. Akankah anda menolak mentah mentah bahkan berani sumpah serapah bahwa tidak akan pernah sudi jika memiliki pacar janda ataupun duda? Pikirkan sekali lagi bahwa mencari jodoh janda atau duda bukan hal yang harus dihindari.

Terlalu Pelit. Sikap kikir, pelit, suka perhitungan adalah sifat yang sangat kurang mendukung jika anda menginginkan bisa cepat dapat jodoh. Kebanyakan mereka yang lancar dalam proses mencari jodoh adalah orang orang yang loyal dan tidak main itung itungan kecuali dalam hal kerja atau bisnis. Selain itu, lawan jenis akan melihat sikap pelit anda sebagai orang yang kurang peduli dan tidak mampu untuk memberikan kesenangan ataupun sanggup berkorban.

Nah, bagaimana baiknya untuk bisa dengan mudah memperoleh pasangan hidup sebenarnya sangat mudah jika anda mampu memasuki gaya hidup dari target yang anda incar. Misalkan si dia adalah seorang biduan dangdut, setidaknya anda adalah seseorang yang suka menonton music dangdut. Jika kondisinya demikian dan anda adalah orang yang dengan terpaksa menyukai music dangdut hanya karena ingin dekat dengan si dia, ini akan menjadi boomerang untuk anda sendiri di kemudian hari. Andaipun si dia bisa anda dapatkan, apakah anda sanggup membuat dia meninggalkan profesinya sementara anda sendiri belum bisa memberikan lebih dari apa yang dia dapatkan sebelumnya.

Post by Dina Septika

loading...