Breaking Post
Home » OTOMOTIF » Merawat aki basah agar lebih awet dan tetap optimal

Merawat aki basah agar lebih awet dan tetap optimal

Merawat-aki-basahCara merawat aki basah yang benar agar menjadi lebih awet dan tetap optimal adalah sangat sederhana dan tidak memerlukan biaya besar. Lain halnya dengan aki kering, aki jenis basah memang memerlukan perlakuan yang lebih khususnya memperhatikan kondisi serta volume air aki pada level yang telah di tentukan.

Lalai dalam melakukan perawatan terhadap aki basah dapat mengakibatkan usia pakai menjadi lebih singkat, cepat soak, dan akhirnya drop atau mati.

loading...

Untuk jenis kendaraan khususnya sepeda motor yang masih mengaplikasikan system pengapian AC, kondisi buruk pada aki memang tidak terlalu berpengaruh secara signifikan pada kinerja mesin kecuali hanya pada system panel control termasuk lampu sein, klakson, lampu rem maupun elektrik starter nya saja.

Sangat berbeda untuk jenis motor keluaran terbaru saat ini yang pada umumnya sudah menerapkan system pengapian DC. System elektrikal motor dengan arus DC cenderung sangat tergantung dengan kondisi daya dan tegangan aki yang harus selalu terjaga stabil. Apalagi jika motor telah menggunakan system bahan bakar injeksi akan lebih mutlak membutuhkan sumber listrik yang normal.

Memang untuk kendaraan sepeda motor masih memungkinkan untuk dapat menyalakan mesin meskipun kondisi aki sedikit soak, lemah, tekor karena masih di dukung oleh kick starter. Bayangkan saja jika pengendara mobil yang mengalami aki tekor, pasti kerja mendorong mobil akan sangat menjengkelkan.

Merawat aki basah yang murah juga tidak memerlukan tenaga maupun waktu yang extra. Cukup rutin mengontrol air aki jangan sampai mongering dan rajin membersihkan kotoran yang menempel pada bodi aki akan menjadikan kondisi aki lebih baik.

Selalu memperhatikan supply dari dynamo pengisian apakah masih sanggup memenuhi tegangan yang di butuhkan oleh aki. Pengisian tegangan yang normal akan membuat daya aki tetap terjaga. Apabila kendaraan berhenti untuk waktu yang lama, upayakan untuk menyalakan mesin setiap hari meskipun hanya 15 menit. Ini bertujuan untuk memberikan supply tegangan mengisi aki agar tidak sampai drop.

Satu hal meskipun sepele, memperhatikan selang pembuangan air aki juga sangat penting khususnya aki basah. Jika cairan aki tidak terarah dengan benar maka akan mengakibatkan korosi pada sekitar aki dan bahayanya jika sampai merusak body kendaraan anda oleh ganasnya zat asam.

Mudah kan bagaimana cara merawat aki basah? Bagi anda yang cermat dalam menjaga kondisi aki kering maupun jenis aki basah serta jalur elektik tetap pada posisi yang benar, maka setidaknya anda akan terhindar dari biaya besar membeli aki ataupun berakibat pada kerusakan kendaraan anda.

Post by Dina Septika