Breaking Post
Home » Workshop » Merakit filter air sederhana dengan alat dan bahan murah

Merakit filter air sederhana dengan alat dan bahan murah

Membuat atau merakit filter air sederhana dengan menggunakan alat alat serta bahan murah yang juga tentunya akan mudah didapatkan dari lingkungan sekitar kita maka hal ini merupakan sebuah terobosan untuk mendapatkan kualitas air yang bersih serta sehat.

Dengan bertambahnya populasi pada suatu daerah hal ini juga mengakibatkan tingkat pencemaran lingkungan yang semakin meningkat pula. Tidak dapat dipungkiri bahwa keperluan air bersih akan semakin sulit untuk didapatkan jika kepadatan populasi tersebut dihuni oleh masyarakat dengan tingkat kesadaran manusia yang kurang memperhatikan terhadap kesehatan lingkungan.

loading...

Oleh karena itu dengan mengandalkan suplai air bersih yang dikelola oleh pemerintah menjadikan harapan satu satunya untuk memenuhi kebutuhan hidup khususnya konsumsi air bersih dan sehat.

Namun bagi wilayah yang belum dapat dijangkau oleh layanan air bersih pemerintah dan memiliki kualitas air permukaan yang kurang baik, maka dengan metode membuat saringan air secara sederhana bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat pencemaran air yang akan digunakan sehari hari dan berikut adalah cara pembuatannya.

Merakit-Filter-AirKeperluan bahan filter air sederhana

  • Sediakan 3 buah wadah berupa tong, drum, ataupun bejana yang berfungsi untuk pengendapan, penyaringan dan penampungan air bersih.
  • Batuan kasar (split koral)
  • Batu kerikil halus
  • Arang tempurung kelapa
  • Pasir halus
  • Ijuk

Langkah membuat saringan air sederhana

  1. Siapkan wadah pertama yang berfungsi untuk mengendapkan kotoran yang ada di dalam air. Agar proses pengendapan berjalan sempurna, di bawah wadah ini kita letakkan batu-batu kali.
  2. Di bawah wadah pertama itu, lalu kita buat wadah kedua yang berfungsi untuk menyaring air yang keluar dari wadah pengendapan.
  3. Dalam wadah kedua (penyaringan) itu, kita masukkan komposisi bahan yang telah kita persiapkan sebelumnya. jika diurutkan dari bawah, lapisan itu terdiri dari lapisan batu-batu kecil setebal 15 cm, lapisan kerikil setebal 10 cm, lapisan arang tempurung kelapa setebal 15 cm (untuk arang kita dapat menambahkan ketebalannya untuk lebih mengurangi bau atau dapat juga menambahkan satu buah lapisan batu zeolit di dalamnya jka masalah yang kita hadapi cukup berat), lapisan pasir halus setebal 20 cm, lapisan ijuk lagi setebal 20 cm, pasir halus setebal 15 cm, dan terakhir sebagai lapisan paling atas adalah lapisan ijuk kembali setebal 15 cm. Dari lapisan paling atas inilah air dari wadah pengendapan kita masukkan ke dalamnya.
  4. Air yang kemudian keluar dari lapisan terbawah wadah penyaringan lalu kita salurkan ke wadah ketiga yang berfungsi sebagai bak penampung air bersih yang sudah selesai disaring. Wadah penampung ini posisinya tepat berada di bawah wadah penyaringan.

Catatan :

  1. Pada saat proses pertama kali alat ini digunakan untuk menyaring air, maka air yang keluar tidak akan langsung menjadi air bersih karena masih memerlukan waktu melarutkan kotoran yang terdapat pada material filter. Tunggu hingga beberapa menit sampai air yang keluar menuju bak penampungan menjadi benar benar bersih.
  2. Pengaturan debit air perlu dilakukan hingga menemukan aliran yang sesuai jangan sampai aliran terlalu kencang karena biasanya air yang keluar dari filter akan lambat disebabkan oleh kepadatan material filter.
  3. Jika alat penyaring air ini aktif digunakan maka tentu saja memerlukan perawatan dan pada umumnya dilakukan penggantian material filter karena endapan dari air limbah juga sudah banyak yang tersangkut pada material filter air yang bisa meyebabkan aliran air semakin melambat.
  4. Berapa lama filter air sederhana ini dapat beroperasi tergantung dari kualitas sumber air yang akan disaring. Semakin buruk kualitas sumber air maka perawatan filter juga akan menjadi lebih sering.

Untuk memastikan apakah kualitas air yang benar benar sehat dan layak untuk di konsumsi tentunya memerlukan pengujian sampel yang hanya dapat dilakukan oleh laboratorium. Namun dengan memakai saringan air sederhana ini setidaknya kita sudah membuat sebuah tindakan yang tepat untuk mengurangi tingkat pencemaran air yang akan kita gunakan menjadi lebih baik.

Post by Dina Septika

Dina Septika