Breaking Post
Home » Fun » Diprediksi Bakal ‘Punah’, Profesi Ini Justru Bersinar Terang

Diprediksi Bakal ‘Punah’, Profesi Ini Justru Bersinar Terang

Pengemudi ojek wanita cantikProfesi tukang ojek, mungkin bukan profesi idaman banyak orang. Dulu, banyak yang memandang sepele profesi itu. Bahkan mencibirnya. Tak ada yang bercita-cita jadi tukang ojek. Profesi itu dinilai, profesi yang terpaksa dijalani, karena tak ada pekerjaan lain.

Tidak hanya itu, banyak pula yang memprediksikan profesi tukang ojek bakal punah, seiring kian mudahnya orang bisa mengkredit motor. Ya, sejak begitu mudahnya orang bisa memiliki motor lewat jalan kredit, profesi tukang ojek kian terdesak. Penghasilannya menurun drastis. Pelanggannya banyak lari, karena sudah punya roda dua. Alhasil, mereka, para pengojek, seperti hidup segan, mati tak mau.

loading...

Tapi, sejak lahirnya Go-Jek, sebuah layanan transportasi online yang mengkhususkan kepada roda dua, perlahan tapi pasti profesi ojek yang tadinya dianggap akan punah, terangkat. Sampai kemudian Go-Jek pun booming.

Terlebih banyak diberitakan keberhasilan para pengojek online dapat penghasilan yang bikin orang iri. Ya, saat Go-Jek sedang trend-trendnya, banyak kisah tentang pengojek online dapat penghasilan hingga jutaan rupiah perbulannya. Bahkan ada yang mengaku dapat penghasilan melebihi gaji pegawai kantoran.

Tak pelak, kisah sukses si pengojek online itu, menarik minat banyak orang untuk alih profesi, atau coba-coba nyambi jadi pengojek. Ribuan orang berbondong-bondong daftar Go-Jek. Terlebih lagi, setelah itu hadir lagi layanan transportasi sejenis yakni Grab Bike, yang awalnya memfokuskan diri pada jasa transportasi online berbasis mobil atau kendaraan roda empat. Disusul Uber, jasa layanan transportasi online yang tadinya juga lebih fokus kepada kendaraan roda empat.

Maka, profesi ojek pun kian cemerlang. Banyak yang kemudian banting setir. Bahkan tak sedikit orang kantoran, usai kerja atau saat libur nyambi jadi pengojek online. Profesi yang tadinya disepelekan, bahkan diprediksi bakal punah, justru sekarang digemari.

Menurut catatan, pengojek yang bernaung di bawah Go-Jek, untuk kota Jakarta saja sudah mencapai 100 ribuan. Belum lagi menghitung pengojek online di kota lain, sebab Go-Jek aktif melebarkan sayapnya. Mengutip keterangan yang disampaikan pendiri Go-Jek, Nabiel Makarim yang banyak dikutip banyak media, jumlah total pengojek yang bernaung di bawah bendera Go-Jek, mencapai 200 ribuan. Setengahnya ada di Jakarta. Maka, kalau ditambah dengan pengojek yang bernaung di Grab Car dan Uber, jumlah orang yang berprofesi sebagai pengojek makin banyak lagi.

Dan sepertinya, prediksi bahwa profesi ojek bakal punah, atau terdesak oleh jaman, harus diralat. Prediksi itu jauh dari kenyataan. Faktanya sekarang pengojek online jadi ‘idola’ pengguna jasa transportasi. Mau ke pasar, mau ke kantor, atau bahkan ke kawinan, banyak yang memilih pakai jasa pengojek online. Mudah, ringkas, tak buang waktu dan pastinya sedikit terjamin keamanannya. Tak perlu lagi si pengguna jasa transportasi was-was, apakah si pengojek ini ‘penjahat’ atau orang yang punya niat jahat. Baca juga tentang pekerjaan paling nyeleneh yang ada di indonesia.

Post by agusrakeyan

Agus Supriyatna
Penikmat kopi, buku dan berita