Breaking Post
Home » Health » Baby » Awal pemberian makanan pendamping ASI kepada bayi

Awal pemberian makanan pendamping ASI kepada bayi

Makanan-sehat-untuk-bayi

img by: http://vegan-magazine.com/

Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) menyatakan, bahwa pemberian makanan pendamping asi pada bayi bisa mulai  pada usia 6 bulan. Walaupun prioritas utama tetap diberikan ASI, akan tetapi jumlah pemberian asi di turunkan tidak sebanyak pada saat usia bayi  6 bulan, dengan demikian pemberian makanan pada bayi ini di namakan MP-ASI (makanan pendamping ASI).

Awal memperkenalkan serta memberikan MP-ASI sebaiknya secara bertahap baik dari bentuk juga jumlahnya, di sesuaikan dengan kemampuan pencernaan bayi. Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas dan kuantitas sangat penting, karena berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang mengalami pertumbuhan sangat pesat periode ini.

Setelah bayi berusia 6 bulan, maka sudah waktunya memperkenalkan makanan pendamping ASI pada bayi. Pada usia tersebut, bayi membutuhkan zat-zat gizi tinggi untuk bisa menunjang pertumbuhan dan perkembangannya, karena seiring dengan bertambahnya umur anak maka kebutuhan akan zat gizinya juga meningkat. Lihat juga: Memilih makanan pendamping asi untuk kesehatan bayi

Alasan MP-ASI Diberikan Pada Bayi Berusia 6 Bulan Atau Lebih:
1. ASI adalah salah satu makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi smapai berumur 6 bulan
2. Menunda makanan padat sampai bayi berumur 6 bulan dapat menghindarkan dari berbagai risiko penyakit
3. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada system pencernaan bayi untuk berkembang menjadi lebih matang
4. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada bayi agar system yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat berkembang dengan baik
5. Menunda pemberian makanan padat mengurangi risiko alergi makanan
6. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari anemia karena kekurangan zat besi
7. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari risiko terjadinya obesitas di masa dating
8. Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk menjaga kesediaan ASI
9. Menunda pemberian makanan padat membantu jarak pada kelahiran bayi
10. Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi lebih mudah

Di masa penyapihan ini bayi akan mendapatkan ASI, buah, biskuit bayi, bubur bayi dan lebih lanjut akan mendapat nasi tim. Prinsipnya dalam pemberian makanan pada bayi dari usia 0 sampai 6 bulan hingga 1 tahun merupakan sebagai peralihan secara bertahap dari hanya ASI hingga mencapai pola makan dewasa.

Perubahan terjadi di dalam hal tekstur atau halus hingga kasarnya suatu makanan, konsistensi atau lunak hingga padatnya suatu makanan, porsi makan dan frekuensinya pun disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan bayi. Tahapan pemberian makanan pendamping ASI yang ideal adalah mulai usia 6 bulan.

Makanan tambahan harus sudah mulai diberikan ketika bayi tidak lagi mendapat cukup energi dan nutrisi dari mengandalkan ASI saja. Untuk kebanyakan bayi, makanan tambahan mulai diberikan pada usia 6 bulan keatas. Pada usia ini otot dan syaraf didalam mulut bayi sudah cukup berkembang secara baik, sudah bisa untuk mengunyah, menggigit dan memamah.

Sebelum usia 6 bulan, bayi akan mendorong makanan keluar dari mulutnya karena mereka tidak dapat mengendalikan gerakan lidahnya secara penuh, tapi pada usia 6 bulan atau lebih sehingga mudah untuk memberikannya makanan berupa bubur kental, sup kental dan makanan yang dilumatkan, karena anak pada usia ini telah mempunyai kemampuan yaitu :
a. Dapat mengendalikan lidahnya lebih baik.
b. Mulai melakukan gerak mengunyah keatas dan kebawah.
c. Mulai tumbuh gigi.
d. Suka memasukkan sesuatu kedalam mulutnya.
e. Berminat terhadap rasa yang baru.

Ada juga beberapa tanda kesiapan lainnya yang menunjukkan seorang bayi telah mampu menerima makanan pendamping pertamanya yaitu :

1. Kesiapan Fisik
a. Telah berkurang atau hilangnya refleks menjulurkan lidah.
b. Kemampuan motorik mulut tidak hanya mampu menghisap, namun juga mampu menelan makanan setengah padat.
c. Dapat memindahkan makanan dalam mulut menggunakan lidah.
d. Dapat mempertahankan posisi kepala secara stabil, tanpa bantuan.
e. Dapat diposisikan duduk dan mampu mempertahankan keseimbangan badan.

2. Kesiapan Psikologis
a. Perilaku yang semula hanya bersifat refleks dan imitative menjadi lebih independent dan mampu bereksplorasi.
b. Menunjukkan keinginan makan dengan membuka mulut, dan menunjukkan rasa lapar dengan mencondongkan badan ketika disodori makanan.
c. Sebaliknya, mampu menjauhkan badan ketika telah merasa kenyang.

Post by Rika Aristiani

Rika Aristiani