Breaking Post
Home » Bisnis » Agar Bank Menyetujui Pengajuan KPR Dengan Proses Mudah

Agar Bank Menyetujui Pengajuan KPR Dengan Proses Mudah

Proses-KPR-Cepat-dan-MudahPengajuan KPR kepada BANK dengan proses mudah adalah  impian setiap orang yang menginginkan dapat memiliki rumah dengan anggaran yang sangat terbatas serta cara yang lebih ekonomis dan terjangkau.

Sudah banyak orang yang telah mencoba mengajukan kredit kepemilikan rumah namun menemui kendala selalu ditolak oleh pihak BANK karena di anggap tidak lulus survey pada poin kemampuan finansial pihak pemohon kredit.

Cara pengajuan KPR agar berpeluang di ACC Bank

loading...

Berikut ini adalah beberapa kiat kiat yang dapat anda lakukan agar proses pengajuan kredit rumah anda dapat memenuhi syarat serta berkesempatan untuk di setujui oleh pihak Bank.

1. Persiapkan Kelengkapan Dokumen Persyaratan KPR
Pihak Bank akan menetapkan sejumlah syarat yang mesti dipenuhi oleh para pemohon KPR, salah satunya yaitu kelengkapan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kondisi finansial Anda. Kelengkapan dokumen yang memenuhi syarat akan memberikan nilai positif kepada Anda, karena hal ini menandakan keseriusan Anda dalam pengajuan.

Jangan sekali-kali Anda melakukan manipulasi data, seperti mengubah data usia dan tanggal lahir, atau mengubah besarnya penghasilan bulanan. Hal ini  justru akan memberikan reputasi yang buruk terhadap riwayat kredit Anda.

Rekening Koran juga merupakan salah satu dokumen yang penting untuk dilengkapi dalam pengajuan KPR, pihak Bank biasanya akan melihat catatan rekening tabungan Anda sebagai bukti bahwa memang ada penghasilan masuk dan aliran keuangan bulanan yang memadai.

Apabila gaji yang Anda terima secara tunai, maka sebelum digunakan sebaiknya Anda simpanlah terlebih dulu di Bank. Di samping itu, akan lebih mempermudah proses pengajuan KPR bila Anda mengajukan kredit pada Bank tempat Anda memiliki simpanan rekening. Simak juga artikel tentang cara mudah kredit HP tanpa DP

2. Perbaiki Manajemen Keuangan Anda
Dalam mengajukan KPR, tentunya Anda harus sudah merencanakannya secara matang dan sejak jauh hari agar sebelum mengajukan KPR Anda dapat memastikan sebelumnya bahwa Anda tidak pernah mempunyai masalah dengan kredit apapun.

Jika ternyata Anda telah masuk black list di Bank Indonesia, maka Anda harus segera melunasi semua hutang-hutang yang ada sebelum melakukan pengajuan KPR. Perlu Anda ingat, bahwa Bank Indonesia mempunyai data semua catatan kredit yang pernah Anda lakukan, baik di Bank, leasing maupun lembaga keuangan lainnya yang bekerja sama dengan BI Checking.

Sebab, banyak sekali para pemohon yang ditolak pengajuan KPR nya dikarenakan sering terdapat tunggakan dari pembayaran kredit-kredit yang ia lakukan sebelumnya.Hal ini tentu akan menurunkan reputasi Anda karena sering mengalami kecacatan dalam pembayaran kredit sebelumnya.

3. Pahami berapa kesanggupan dan kemampuan Anda untuk membayar
Sekarang ini telah dikeluarkan oleh Bank Indonesia kebijakan baru dalam Kredit Pemilikan Rumah, salah satu kebijakannya ialah para pemohon kredit harus memberikan down payment dalam pengajuan kepemilikan rumah dan down payment (DP) tersebut tidak boleh dibiayai oleh Bank.

Setiap pemohon KPR wajib menyiapkan sejumlah dana sebagai DP yaitu sebesar 30 persen dari harga jual rumah atau sesuai kebijakan yang diberlakukan oleh pihak Bank.Jadi, bila Anda hendak membeli rumah dengan KPR seharga Rp 300 juta, maka dana yang harus Anda siapkan sebagai DP minimal sebesar Rp 90 juta.

Apabila dana yang Anda miliki belum mencukupi untuk membayar DP tersebut, maka sebaiknya keinginan untuk mempunyai rumah ditunda dulu sampai dana yang tersedia telah mencukupi. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak kecewa ketika pengajuan KPR Anda ditolak oleh Bank.

Pada dasarnya bank sudah mempunyai kebijakan tersendiri dalam menetapkan besarnya angsuran yang harus Anda bayarkan. Biasanya, disesuaikan pula dengan kesepakatan saat pengajuan kredit atau berdasarkan keputusan Bank dengan melihat kemampuan bayar Anda.

Besarnya jumlah DP dan angsuran tesebut tidak bisa Anda tentukan sendiri, harus sesuai dengan syarat dan ketentuan kredit yang telah Bank tetapkan.

Cicilan angsuran yang ditetapkan oleh Bank biasanya selalu berdasarkan harga jual rumah, besarnya uang muka, masa waktu kredit, dan rasio penghasilan bulanan Anda. Besarnya rasio ini pun akan ditetapkan oleh pihak Bank, kisarannya di antara 30 sampai 40 persen dari penghasilan bulanan Anda.

Artinya, semua jumlah tanggungan kredit Anda (termasuk tanggungan kredit di tempat lain) tidak boleh lebih dari 40 persen penghasilan bulanan Anda.

Meskipun Anda menjanjikan 70 persen penghasilan Anda untuk membayar cicilan, pihak Bank akan tetap berpegang sesuai angka rasio yang sudah mereka perhitungkan sebelumnya. Bank mempunyai kewenangan dan hak untuk menolak pengajuan KPR Anda jika melebihi batas rasio yang telah mereka tetapkan.

Tentunya pihak Bank sudah mempunyai cara tersendiri yang sesuai kebijakan yang berlaku dalam dunia perbankan untuk mengetahui kondisi finansial Anda.

Jangan sampai Anda melakukan manipulasi kredit terhadap pengajuan KPR tersebut, sebab bisa berakibat buruk untuk perekonomian keluarga Anda ke depannya. Baca juga tentang cara mengajukan kredit KUR dengan mudah.

4. Ajuan KPR di Beberapa Bank Untuk Menambah Peluang
Trik semacam ini kerap dilakukan oleh pemohon KPR untuk menghindari lamanya kepengurusan kredit oleh salah satu pihak Bank. Selain itu, juga bisa menambah peluang kredit untuk disetujui. Jadi, memang kebijakan internal suatu Bank bisa terdapat perbedaan.

Mencoba mengajukan KPR tidak hanya di satu Bank saja akan memperbesar peluang Anda untuk dapat mengetahui disetujui atau tidaknya pengajuan KPR Anda. Hal positif lainnya adalah jika seluruh permohonan kredit Anda disetujui, maka Anda punya kebebasan untuk memilih Bank mana yang akan digunakan sebagai pembiayaan atas KPR Anda.

Tentunya Anda punya banyak pilihan dalam menentukan Bank mana yang menurut Anda dapat memberikan kualitas layanan kredit terbaik. Namun, memang dalam melakukan cara ini, Anda akan kehilangan sejumlah uang sebagai biaya Appraisal dan pengurusan dokumen-dokumen kelengkapan pengajuan KPR.

5. Pertahankan Reputasi Yang Baik Kepada Pihak Bank
Ketika pengajuan KPR Anda telah disetujui, maka Anda harus menjaga reputasi kredit yang Anda lakukan. Jangan sekali-kali Anda melakukan pelanggaran atau wan prestasi terhadap kesepakatan yang telah dilakukan dengan pihak Bank.

Sebab, hal ini juga akan menjadi referensi dari Bank-bank lain, ketika terdapat cacat kredit yang Anda lakukan maka ketika Anda hendak mengajukan kredit-kredit lainnya di Bank lain pun juga akan terhambat. Kepercayaan reputasi Anda di mata perbankan merupakan modal yang baik untuk kemudahan Anda ketika mengajukan kredit kembali di Bank tersebut atau Bank lain.

Dengan melakukan pembayaran atau metode cicilan yang tepat waktu dan tidak pernah terjadi tunggakan maka reputasi Anda sudah cukup baik dan akan menambah kepercayaan pihak Bank. Hal ini sudah tentu juga akan menguntungkan jika kelak Anda akan ada program kredit lainnya maka Bank akan dengan cepat menyetujui pengajuan Anda.
Sumber: http://citragrahacemerlang.com/

Post by Dina Septika

loading...